BMJ Health & Care Informatics
Membahas penggunaan sistem informasi kesehatan, rekam medis elektronik, dan teknologi digital untuk mendukung pengambilan keputusan klinis.
Gunakan halaman ini untuk menjangkau sumber referensi akademik eksternal yang relevan dengan kegiatan belajar, riset, dan penulisan ilmiah.
Membahas penggunaan sistem informasi kesehatan, rekam medis elektronik, dan teknologi digital untuk mendukung pengambilan keputusan klinis.
Fokus pada penggunaan blockchain dalam keamanan dan manajemen data kesehatan.
Membahas implementasi teknologi eHealth dalam praktik klinis sehari-hari.
Kastrasi merupakan prosedur bedah umum pada kucing jantan untuk menghilangkan kemampuan reproduksi dan menekan perilaku seperti spraying dan agresivitas. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas dan keamanan dua kombinasi anestesi, Ketamin–Acepromazin (K1) dan Ketamin–Xylazin (K2), pada prosedur kastrasi terbuka melalui insisi skrotal. Kombinasi anestesi dipilih berdasarkan durasi kerja, efek analgesia, dan kestabilan fisiologis selama tindakan singkat (±15–30 menit). Evaluasi dilakukan melalui skor ASA serta analisis hematologi (RBC, HB, HCT, WBC, PLT) dan biokimia (urea, kreatinin) sebelum dan 24 jam setelah anestesi. Semua subjek berada dalam kategori ASA 1 dan 2, menandakan risiko anestesi rendah. Pada baseline, Kelompok K2 memiliki nilai RBC, HB, dan HCT lebih tinggi secara signifikan dibanding K1, namun tidak ada perbedaan antar kelompok setelah 24 jam. Penurunan kreatinin pada K1 mengindikasikan pemulihan fungsi ginjal, sedangkan urea sedikit lebih tinggi dari referensi tetapi tetap normal. Kedua kombinasi anestesi menunjukkan kestabilan fisiologis tanpa komplikasi serius. Kombinasi Ketamin–Xylazin memberikan sedasi dan analgesia lebih kuat dengan respons hematologi adaptif terhadap stres. Penelitian ini mendukung penggunaan kedua kombinasi anestesi untuk kastrasi kucing sehat, serta menekankan pentingnya pemantauan fisiologis dan biokimia guna menjamin keselamatan hewan.
Biomedical Journal publishes 6 peer-reviewed issues per year in all fields of clinical and biomedical sciences for an internationally diverse readership for authors from around the world.
Fokus pada penggunaan blockchain dalam keamanan dan manajemen data kesehatan.
Membahas penggunaan sistem informasi kesehatan, rekam medis elektronik, dan teknologi digital untuk mendukung pengambilan keputusan klinis.
Membahas implementasi teknologi eHealth dalam praktik klinis sehari-hari.
Escherichia coli (E. coli) merupakan bakteri indikator resistansi antibiotik yang banyak teridentifikasi pada kotoran sapi perah dan dapat menjadi reservoir utama dalam penyebaran gen resistansi antibiotik dari peternakan ke lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan mendeteksi dan menganalisis keberadaan gen resistansi antibiotik golongan tetrasiklin (tet) pada E. coli yang diisolasi dari kotoran sapi perah di Kota Bogor. Sebanyak 15 isolat E. coli dari 15 peternakan di Peternakan Sapi Perah Kebon Pedes, Kota Bogor yang telah dikonfirmasi pada penelitian sebelumnya, kemudian dilakukan deteksi gen tet menggunakan MinION Oxford Nanopore Technologies. Hasil pengujian menunjukkan 8 dari 15 (53,3%) isolat E. coli teridentifikasi membawa gen tet dengan pola distribusi satu hingga dua gen per isolat. Gen yang paling banyak ditemukan adalah tetB (20%), diikuti oleh tetA, tetM, dan tetO dengan persentase yang sama (7%). Sebanyak 60% gen yang teridentifikasi berasal dari plasmid dan 40% lainnya berasal dari kromosom. Dominasi gen pada plasmid mengindikasikan tingginya potensi penyebaran gen resistansi ke lingkungan sekitar, yang berisiko terhadap kesehatan masyarakat.
Feline ceruminous cystomatosis merupakan kondisi proliferatif jinak pada kelenjar serumen kucing yang ditandai dengan pembentukan kista multipel berisi cairan pada liang telinga. Kondisi ini dapat menimbulkan bau tidak sedap, akumulasi serumen, dan terbentuk massa pada telinga. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan proses diagnosis dan penanganan feline ceruminous cystomatosis pada seekor kucing Persia berusia 8 tahun. Pasien datang dengan keluhan bau telinga dan benjolan pada liang telinga. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik, Fine Needle Aspiration (FNA), sitologi, serta pemeriksaan hematologi dan kimia darah. Sitologi menunjukkan kelompok sel epitel sekretori dengan morfologi seragam, pleomorfisme minimal, serta anisositosis dan anisokariosis ringan, konsisten dengan proliferasi jinak kelenjar serumen. Pemeriksaan hematologi mengidentifikasi polisitemia relatif, anisositosis, dan trombositopenia, sementara profil kimia darah normal. Berdasarkan temuan tersebut, pasien didiagnosis dengan feline ceruminous cystomatosis dengan prognosa fausta. Penanganan dilakukan dengan prosedur electrosurgery untuk eksisi nodul kistik. Prosedur berlangsung tanpa komplikasi dan pasien menunjukkan pemulihan klinis yang baik pascaoperasi. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi sitologi dan pemilihan teknik pembedahan yang tepat untuk mencapai hasil terapeutik optimal.
Jurnal multidisiplin yang membahas teknologi digital dalam kesehatan seperti eHealth, mHealth, dan wearable devices.
Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei, umum menyerang kelinci dan berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas spray ekstrak daun mimba (Azadirachta indica) sebagai antiparasit alami untuk pengobatan skabies pada kelinci hias Rex di usaha peternakan rakyat Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan: kontrol, spray mimba dosis 5%, 15%, 25%, serta obat kimia sebagai pembanding, masing-masing dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi prevalensi skabies, pertambahan bobot badan, pertumbuhan rambut, pengurangan area kerak, lama penyembuhan, dan analisis biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spray mimba dosis 15% paling efektif, meningkatkan bobot badan, mempercepat pertumbuhan rambut, mengurangi area kerak, dan lebih ekonomis dibandingkan obat kimia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa spray ekstrak daun mimba dosis 15% merupakan alternatif alami yang efektif dan aman untuk menangani skabies pada kelinci hias Rex.
Fokus pada kesetaraan akses layanan kesehatan dan bagaimana teknologi dapat mengurangi kesenjangan kesehatan di berbagai populasi.
Fokus pada literasi kesehatan dan kemampuan masyarakat dalam memahami informasi kesehatan.
Membahas reformasi sistem kesehatan dan kebijakan untuk meningkatkan efisiensi dan akses layanan kesehatan
Jurnal open access yang membahas layanan kesehatan, manajemen, dan inovasi teknologi kesehatan.
Fokus pada sistem informasi kesehatan, data medis, dan teknologi informatika dalam pelayanan kesehatan.
Membahas inovasi teknologi terbaru dalam bidang kesehatan dan perangkat medis.
Membahas kebijakan kesehatan global dan strategi manajemen sistem kesehatan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.
Fokus pada telemedicine dan teknologi kesehatan jarak jauh.
Membahas rehabilitasi berbasis teknologi digital dan layanan jarak jauh.
Membahas pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan dan penelitian diabetes.
Fokus pada informatika medis, termasuk pengolahan data klinis, sistem informasi kesehatan, dan teknologi berbasis AI.
Journal of Biomedical Science encompasses all fundamental and molecular aspects of basic medical sciences, with an emphasis on providing the molecular studies of biomedical problems and molecular mechanisms. Edited by an expert Editorial Board, the journal’s open access platform, and fast and thorough peer review attract a large readership worldwide.
Fokus pada data hasil laporan pasien untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis pengalaman pasien.
Membahas sistem kesehatan berbasis data yang terus belajar untuk meningkatkan kualitas layanan dan keputusan klinis.
Mengkaji penggunaan teknologi informasi dalam penelitian neuroscience dan analisis data saraf
Jurnal internasional bereputasi tinggi yang membahas inovasi digital dalam kesehatan seperti kecerdasan buatan, big data, wearable technology, dan telemedicine untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Membahas pengalaman pasien dalam layanan kesehatan dan peningkatan kualitas pelayanan.
Membahas teknologi pintar seperti AI dan IoT dalam sistem kesehatan modern
Osteoarthritis (OA) is a degenerative joint disease characterized by pain, inflammation, and impaired physical function. Interleukin-1 beta (IL-1β) plays an important role in OA pathogenesis by promoting inflammatory and catabolic processes within the joint. Antioxidants have shown potential in modulating oxidative stress and inflammatory responses associated with OA. This systematic review evaluated the effects of antioxidant administration on IL-1β levels in knee osteoarthritis. A systematic literature search was conducted in five databases (PubMed, Cochrane Library, Epistemonikos, Scopus, and ProQuest) until January 2025, following PRISMA guidelines. Eligible studies included intervention studies involving human or animal models of knee OA, antioxidant administration, and assessment of IL-1β outcomes. Because of substantial heterogeneity among studies, a qualitative synthesis was performed. Risk of bias was assessed using the RoB 2.0 tool for randomized controlled trials and the SYRCLE tool for animal studies. A total of 13 studies were included, consisting of six randomized controlled trials and seven animal studies. Most studies demonstrated reductions in IL-1β levels or expression following antioxidant administration, including curcumin, vitamin E, resveratrol, cucumber extract, and L-carnitine. Several studies also reported improvements in inflammatory markers, pain, and cartilage-related outcomes. Overall, the included studies showed a low risk of bias. Current evidence suggests that antioxidants may reduce IL-1β levels and exert anti-inflammatory effects in knee OA. However, further well-designed clinical studies are needed to confirm their efficacy and safety.
The Indonesian Biomedical Journal (lnaBJ) is an open access, peer-reviewed journal that encompasses all fundamental and molecular aspects of basic medical sciences, emphasizing on providing the molecular studies of biomedical problems and molecular mechanisms. lnaBJ is dedicated to publishing original research and review articles covering all aspects of biomedical sciences. While authors from any affiliations and country are welcomed to submit original research articles; however, review articles can only be submitted by invited authors. InaBJ is published by the Prodia Education and Research Institute. lnaBJ has been indexed by Scopus, Clarivate, DOAJ, etc, and also has been accredited by Ministry of Education, Culture, Research and Technology of the Republic of Indonesia. All articles are open access, however, appropriate credit should be given. The material may not be used for commercial purposes. This content licensing is in accordance with a CC license: CC-BY-NC.
The Indonesian Biomedical Journal (lnaBJ) is an open access, peer-reviewed journal that encompasses all fundamental and molecular aspects of basic medical sciences, emphasizing on providing the molecular studies of biomedical problems and molecular mechanisms. lnaBJ is dedicated to publishing original research and review articles covering all aspects of biomedical sciences. While authors from any affiliations and country are welcomed to submit original research articles; however, review articles can only be submitted by invited authors
Jurnal bergengsi yang fokus pada transformasi digital dalam kesehatan, termasuk AI klinis, analitik data kesehatan, dan inovasi teknologi medis global.
Biomedical transformation is redefining cancer research and clinical practice by integrating experimental and computational approaches, digital technologies, and patient-specific models to realize precision health. Wet lab experiments generate molecular, imaging, and clinical data, while computational biology and artificial intelligence (AI) interpret complex datasets to uncover predictive biomarkers, optimize therapy selection, and simulate tumor behavior. Digital transformation accelerates data integration through multi-omics, radiomics, and electronic health records, enabling the development of multimodal biomarkers and improved patient stratification. Furthermore, patient-specific models, such as patient-derived organoids (PDOs), xenografts, and digital twin systems preserve tumor heterogeneity and microenvironmental complexity, allowing individualized drug testing and treatment prediction. The convergence of these frameworks’ advances precision oncology from a population-based paradigm toward personalized, adaptive, and data-driven cancer care. This integrative approach strengthens translational research, enhances diagnostic accuracy, and promotes more effective, patient-centered therapeutic strategies.
Portal rujukan jurnal dan artikel ilmiah Indonesia untuk kebutuhan akademik dan penelitian.
Koleksi jurnal akses terbuka lintas bidang yang dapat dijelajahi oleh civitas kampus.
Membahas pemanfaatan teknologi digital dalam bidang dermatologi dan kesehatan kulit.
Mesin telusur akademik untuk menemukan artikel, sitasi, prosiding, dan karya ilmiah.