Analisis Perubahan Hematologi, Ureum dan Kreatin pada Kucing Domestik yang Menjalani Kastrasi dengan Anastesi Kombinasi Ketamin-Xylazin dan Ketamin-Acepromazine
Kastrasi merupakan prosedur bedah umum pada kucing jantan untuk menghilangkan kemampuan reproduksi dan menekan perilaku seperti spraying dan agresivitas. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas dan keamanan dua kombinasi anestesi, Ketamin–Acepromazin (K1) dan Ketamin–Xylazin (K2), pada prosedur kastrasi terbuka melalui insisi skrotal. Kombinasi anestesi dipilih berdasarkan durasi kerja, efek analgesia, dan kestabilan fisiologis selama tindakan singkat (±15–30 menit). Evaluasi dilakukan melalui skor ASA serta analisis hematologi (RBC, HB, HCT, WBC, PLT) dan biokimia (urea, kreatinin) sebelum dan 24 jam setelah anestesi. Semua subjek berada dalam kategori ASA 1 dan 2, menandakan risiko anestesi rendah. Pada baseline, Kelompok K2 memiliki nilai RBC, HB, dan HCT lebih tinggi secara signifikan dibanding K1, namun tidak ada perbedaan antar kelompok setelah 24 jam. Penurunan kreatinin pada K1 mengindikasikan pemulihan fungsi ginjal, sedangkan urea sedikit lebih tinggi dari referensi tetapi tetap normal. Kedua kombinasi anestesi menunjukkan kestabilan fisiologis tanpa komplikasi serius. Kombinasi Ketamin–Xylazin memberikan sedasi dan analgesia lebih kuat dengan respons hematologi adaptif terhadap stres. Penelitian ini mendukung penggunaan kedua kombinasi anestesi untuk kastrasi kucing sehat, serta menekankan pentingnya pemantauan fisiologis dan biokimia guna menjamin keselamatan hewan.
jvetbiomed.
Jurnal
Biomedical Journals
Biomedical Journal publishes 6 peer-reviewed issues per year in all fields of clinical and biomedical sciences for an internationally diverse readership for authors from around the world.
Sience Direct, Elsevier
Jurnal
Biomedical jurnal of indonesia tahun 2024 vol.10 no.2
garuda
Yang populer di antara koleksi kami
Koleksi pilihan yang sering dicari, dipinjam, atau dibaca oleh pengunjung perpustakaan kampus.